[Kisah Nyata] Yusuf dan Zulaikha, Jodoh Yang Tidak Pernah Tertukar

by
Kisah Yusuf dan Zulaikha

Kisah Yusuf dan Zulaikha

Islam merupakan agama yang penuh akan kasih sayang dan cinta, maka sebagai orang yang beragama anda dianjurkan untuk saling menyayangi dan mencintai sesama, dengan cara yang baik dan tidak melanggar syariat tentunya. Meskipun kasih sayang tidak selalu melulu tentang pasangan hidup, namun kisah percintaan di antara lawan jenis masih menjadi salah satu kisah cinta yang  paling menarik untuk disimak.

Salah satu kisah cinta yang paling menggugah dan memberikan banyak inspirasi ialah kisah cinta antara Zulaikha dan Nabi Yusuf. Terlahir dalam lingkungan keluarga yang jauh berbeda dan jarak usia yang jauh berbeda juga, pada akhirnya tidak menghalangi keduanya untuk bisa bersama dalam pernikahan yang indah dan penuh cinta.

Namun, kisah percintaan kedua insan ini bukanlah kisah percintaan yang mulus-mulus saja. Nabi Yusuf yang dilahirkan dari keluarga biasa saja dan kemudian dibuang ketika ia masih kecil telah dibuang disumur dengan alas an untuk dijual dipasar, yang kemudian malah membuat Nabi Yusuf dibesarkan oleh seorang pria yang memiliki kedudukan yang tinggi.

Atas Rahmat AllahSWT, Nabi Yusuf tumbuh menjadi seorang pria yang cerdas dan memiliki banyak sekali pengetahuan mengenai kehidupan. Nabi Yusuf juga merupakan sosok yang pintar dalam berkomunikasi sehingga tampak lebih menarik di mata orang lain. Hal ini semakin  disempurnakan dengan wajahnya yang tampan dan rupawan. Benar sekali, Nabi Yusuf disebut-sebut sebagai seorang Nabi yang paling tampan wajah dan perawakannya setelah Baginda Rasulullah Muhammad Saw.

Karena ketampanan, kemuliaan, kejujuran dan kecerdasannya, tidak heran jika banyak sekali wanita yang jatuh hati dan berusaha mencari perhatian juga mencuri hati Nabi Yusuf.Namun, yang menjadi fokus Nabi Yusuf ialah beriman kepada Allah dengan sebaik-baiknya dan berusaha menjauhkan diri dari perbuatan yang dilarang Allah seperti zina.

Bukan hanya wanita biasa yang jatuh cinta pada sosok Nabi Yusuf, namun istri Al-Aziz yang bernama Zulaikha pun jatuh cinta padanya. Meskipun awalnya malu-malu, namun semakin lama Zulaikha semakin berani menunjukkan perasaannya dan berusaha menggoda Nabi Yusuf. Godaan yang diterima oleh Nabi Yusuf pun sangat beragam, mulai dari sekedar ucapan-ucapan saja, hingga semakin lama semakin berani dengan berusaha menyentuh Nabi Yusuf.

Menghadapi godaan yang semakin sering diterimanya, Nabi Yusuf hanya bisa berdoa dan memohon perlindungan dari Allah agar tidak pernah merasa tergoda  dengan rayuan-rayuan yang diberikan dan masih bisa menjaga dirinya dari perbuatan yang dibenci oleh Allah SWT. Meskipun terus menerus menerima penolakan, Zulaikha malah semakin berani menggoda Nabi Yusuf, karena berfikir bahwa penolakan yang diberikan oleh Nabi Yusuf selama ini hanyalah berupa kepura-puraan dan berusaha menjaga citra dirinya saja.

Hingga pada suatu hari ketika rumah sedang sepi, Zulaikha menutup semua pintu rumahnya dan dengan terang-terangan menyatakan rasa cintanya pada Nabi Yusuf. Iajuga meminta agar Nabi Yusuf mau menjadi miliknya dan mereka bisa hidup berasa. Sebagai bentuk pengabdian dan rasa ikhlasnya kepada Allah SWT, Nabi Yusuf menolak perasaan Zulaikha dengan tegas. Padahal, sebagai laki-laki normal tentu  saja Nabi Yusuf memiliki keinginan seperti laki-laki kebanyakan, namun sekali lagi Nabi Yusuf berusaha untuk mengendalikan hawa nafsunya.

Setelah penolakan tersebut, godaan dan rayuan masih saja diterima oleh Nabi Yusuf, bahkan semakin lama cara yang dicoba oleh Zulaikha semakin beragam dan menjebak saja. Hingga pada akhirnya, terjadilah pertengkaran yang cukup antara Nabi Yusuf dan Zulaikha. Zulaikha berusaha memeluk Nabi Yusuf namun Nabi Yusuf masih berusaha untuk terus menghindarinya.

Seperti yang difirmankan Allah dalam surat Yusuf diayat 23 yang  artinya:

“Dan wanita (Zulaikha) yang Yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf untuk menundukan dirinya (kepadanya)  dan dia menutup semua pintu-pintu, seraya berkata: marilah ke sini. Yusuf berkata: Aku berlindung kepada Allah, sungguhtuanku telah memperlakukan aku dengan baik. Sesungguhnya orang-orang zalim tidak akan beruntung.

Namun kali ini takdir berkata lain, ketika Zulaikha sedang merayu Nabi Yusuf, maka mucullah suaminya Al-Azis. Tidak mau disalahkan atas keadaan yang sedang terjadi, Zulaikha menggunakan cara licik untuk menjebak Nabi Yusuf dan mengatakan bahwa Yusuf lah yang menggoda Zulaikha dan berusaha untuk memperkosa Zulaikha.

Mendengar hal itu, tentu saja Nabi Yusuf tidak tinggal diam. Ia berusaha melakukan pembelaan. Hingga ada seseorang yang memberikan kesaksian dan berkata: jika baju yang dikenakan oleh Nabi Yusuf robek pada bagian depannya, maka jelaslah bahwa Nabi Yusuf yang berdusta, dan begitu pula sebaliknya. Karena yang terjadi ialah pakaian Nabi Yusuf robek pada bagian belakang, maka sudah jelas bahwa Zulaikha lah yang berusaha untuk merayu Nabi Yusuf, dan sudah pasti kini Zulaikha yang berada dalam posisi terancam.

Merasa tidak terima karena berpikir bahwa istrinya akan diperkosa oleh seorang pemuda yang selama ini sangat dipercaya dan dikasihinya, akhirnya Al Aziz memutuskan untuk memenjarakan Nabi Yusuf. Hukuman penjara ini juga merupakan salah satu pilihan Zulaikha karena tidak menginginkan jika Nabi Yusuf menerima hukuman mati atau hukuman lainnya yang sangat kejam.

Setelah beberapa tahun tinggal di dalam penjara, akhirnya Nabi Yusuf pun dibebaskan. Ketika Nabi Yusuf bebas, ternyata Zulaikha sudah berubah menjadi seorang yang jauh lebih baik dan  menjaga harga dirinya dengan jauh lebih baik pula. Ntah dari mana awalnya, mereka pun dipertemukan kembali dan menjadi saling mencintai.

Kisah antara Nabi Yusuf dan Zulaikha ini hingga kini masih menjadi perdebatan di beberapa cendekiawan Islam, karena memang masih ada beberapa misteri yang masih belum bisa dijelaskan sejelas-jelasnya. Setiap ahli kitab juga memiliki pendapatnya masing-masing. Namun  setidaknya dari kisah tersebut bisa mengingatkan anda kembali akan  Kuasa Allah Ta’ala yang bisa menyatukan apa-apa saja yang Ia kehendaki, dan memisahkan mereka yang memang tidak seharusnya bersama.

Sekali lagi, jodoh tidak akan tertukar. Dengan siapapun anda berjodoh kelak, maka ia adalah sebaik-sebaiknya pendamping yang Allah ciptakan untuk engkau, dan juga merupakan cerminan dari sikap dan amalan yang anda perbuat selama ini. Bukankah seorang wanita yang baik hanya untuk lelaki yang baik pula?

Kisah tersebut juga mengingatkan anda bahwa satu-satunya tempat terbaik bagi anda berlindung ialah Allah Ta’ala. Dengan berlindung kepada Allah, Nabi Yusuf dapat menolak godaan dan rayuan yang selama ini dilancarkan oleh Zulaikha. Padahal Zulaikha merupakan wanita yang cantik dan bisa membuat laki-laki mudah merasa jatuh cinta padanya.

Sekali lagi, terlepas dari adanya perdebatan yang terjadi mengenai kisah Nabi Yusuf dan Zulaikha ini, kisah ini juga mengajarkan bahwa jika seorang hamba ingin bertaubat, maka Allah akan selalu membukakan jalan yang baik bagi umat-Nya. Itu sebabnya, mulailah untuk bertobat dari sekarang atas segala dosa yang telah anda perbuat sebelumnya.

Allahuakbar, Maha Besar Allah dengan segala ketentuan-Nya, yang terkadang masih sulit bisa diterima oleh umat-Nya yang memiliki keterbatasan.