Orang yang tidak masuk surga

Menjadi sebaik-baiknya hamba sudah sepantasnya menjadi tujuan utama bagi seluruh umat Muslim. Meskipun sayangnya masih ada beberapa muslim yang entah dengan sengaja atau tidak masih saja berbuat maksiat dan kerusakan. Lewat firman-firman-Nya di dalam Al Qur’an, Allah telah menegaskan bahwa Ia membenci umat-Nya yang melakukan maksiat dan tidak  segan-segan memberikan azab yang pedih.

Azab yang dijanjikan tersebut tidak lain dan tidak bukan ialah Neraka, tempat penyiksaan paling kejam dan paling pedih yang sudah disediakan khusus bagi para umat yang membangkang dihari kiamat kelak. Berbeda dengan umat yang membangkang dan terus menerus melakukan maksiat, Allah juga telah menyediakan tempat penuh kebaikan dan rahmat yang disebut Surga. Tempat inilah yang menjadi impian dan tujuan setiap umat manusia.

Artikel terkait: 7 Golongan Manusia Yang Akan Masuk Surga. Apakah Anda Termasuk Ahli Surga?

Namun, tidak semua golongan manusia berhak masuk ke dalam Surga. Allah juga sudah dengan gamblang menjelaskan golongan-golongan manusia apa saja yang diharamkan masuk ke dalam Surga. Adapun golongan-golongan yang merugi tersebut ialah sebagai berikut.

1.      Anak Durhaka

Tidak akan bahagia anak yang tidak menghargai dan tidak patuh pada orang tuanya karena restu Allah hanya akan didapatkan dari restu kedua orang tuanya. Bukankah orang tuamu ialah senyata-nyatanya malaikat yang Allah ciptakan tepat di depanmu dan kapan bisa anda sentuh dan bisa anda lihat? Orang tua anda ialah orang pertama yang mengajari anda, membela anda, dan melindungi anda dari apa saja yang bisa membuat anda dalam bahaya, itu sebabnya anda harus menyayangi dan menghormati mereka dengan sebaik-baiknya.

Seperti dalam surat Al Isra’ di mana Allah berfirman yang artinya: maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya ‘ah’ dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah keduanya perkataan yang baik. Dalam firman tersebut, sudah sangat jelas bahwa mengucapkan ‘ah’ saja sudah menjadi dosa besar, terlebih membentaknya. Maka, sayangilah orang tua anda dengan sebaik-baiknya, atau nanti anda akan menjadi hamba yang paling merugi.

2.      Pecandu Minuman Keras

Golongan kedua yang juga diharamkan oleh Allah untuk masuk ke dalam Surga-Nya ialah mereka yang sudah menjadi pecandu minuman dan obat-obatan lainnya yang bisa menghilangkan kesadaran. Dengan menggunakan minuman dan obat-obatan seperti ini, itu berarti seseorang sudah menjadi kufur dengan nikmat akal yang telah diberikan, padahal akal lah yang membuat manusia berbeda dengan makhluk Allah yang lainnya.

Ketika seseorang sudah dalam keadaan mabuk karena minuman keras atau obat-obatan lainnya, maka tidak menutup kemungkinan orang tersebut akan melakukan dosa atau kejahatan lainnya karena sudah hilang akal, seperti zina, mencuri, melakukan kekerasan dan lainnya. Itu sebabnya juga banyak orang yang mengatakan bahwa mabuk ialah pintu untuk melakukan kejahatan atau tindakan maksiat lainnya, maka anda harus bisa menghindari hal-hal seperti ini jika tidak mau masuk dalam daftar golongan-golongan manusia yang diharamkan masuk Surga oleh Allah SWT.

3.      Seorang Lelaki yang Membiarkan Kekejian di dalam Keluarganya

Menjadi seorang lelaki berarti siap menjadi seorang pemimpin, di mana nantinya harus bertanggung jawab atas apa saja yang dilakukan oleh orang-orang yang dipimpinnya, begitu juga dengan keluarganya. Sebagai seorang kepala rumah tangga, dihari akhir nanti anda akan dimintai pertanggungjawaban atas apa saja yang anda lakukan, juga dengan istri dan anak anda.

Jika seorang laki-laki membiarkan hal-hal keji terjadi dalam rumah tangganya, atau membiarkan anggota keluarganya melakukannya di luar rumahnya, maka seorang laki-laki tersebut juga akan diharamkan untuk masuk kedalam Surga. Sungguh tugas yang tidak mudah bukan? Itu sebabnya, sebagai seorang laki-laki, anda harus bisa bertindak tegas, dan sebagai seorang wanita anda harus bisa menjaga diri anda dari hal-hal yang keji sehingga tidak menyebabkan pemimpin keluarga anda masuk ke dalam neraka.

4.      Pengadu Domba

Dalam kehidupan bermasyarakat, anda akan bisa menemukan berbagai macam kepribadian manusia, ada yang baik dan ada juga yang tidak baik. Namun, yang paling berbahaya ialah seseorang yang baik didepan orang lain namun ternyata berniat buruk dan ingin orang tersebut bermasalah dengan orang lain, atau biasa disebut sebagai pengadu domba.

Orang dengan karakter ini sangat berbahaya karena bisa menyulut permusuhan diantara dua orang atau dua golongan, dan bisa menyebabkan kerusakan-kerusakan yang parah tanpa alasan yang pasti, sedangkan sang pengadu domba akan menjadi penonton yang dengan bahagianya melihat kerusakan yang ia sebabkan sedang berlangsung. Hal seperti inilah yang sangat dibenci oleh Allah SWT, dan langsung dilaknat dengan tidak akan diterima di Surga-Nya.

5.      Seorang Germo

Di jaman sekarang ini, anda mungkin sudah sering mendengar istilah germo, yang berarti seseorang yang pekerjaannya mencari dan menyediakan seorang perempuan atau laki-laki untuk memenuhi nafsu seseorang dengan cara membayarnya. Hal ini sama saja seseorang sudah menjadi penyebab utama dalam perzinahan, dan zina merupakan salah satu dosa besar yang tidak mudah diampuni oleh Allah SWT.

Yang lebih mengkhawatirkan, kini seseorang tidak hanya bisa menjadi seorang germo secara langsung, namun juga menggunakan teknologi seperti internet atau ponsel pintar, sehingga hal seperti ini semakin mudah terjadi. Jika tidak ingin menjadi hamba yang dilaknat oleh Allah SWT, janganlah sekali-kali mencoba untuk mendekati dunia-dunia maksiat seperti ini, atau anda akan menjadi orang yang paling menyesal dihari akhir nanti.

6.      Orang yang Tidak Mau Memaafkan Orang Lain

Dalam kehidupan sehari-hari, sangat wajar rasanya jika seseorang melakukan kesalahan, karena memang tidak ada manusia yang sempurna perbuatannya. Yang terpenting bukanlah kesalahan yang sudah diperbuat itu, namun usaha seseorang yang sudah melakukan kesalahan untuk memperbaiki kesalahannya dengan meminta maaf. Walaupun tidak semua orang dapat memaafkannya.

Namun tahukah anda, jika Allah sangat membenci hamba-Nya yang tidak memaafkan hamba yang lainnya? Karena Allah adalah Maha pemaaf. Allah akan selalu memberikan kesempatan hamba-Nya untuk bertobat selama tidak akan mengulanginya lagi. Lalu, mengapa anda yang juga masih sering melakukan kesalahan tidak bisa memaafkan orang lain?

Baca juga: 12 Macam Azab Bagi Orang Yang Meninggalkan Shalat Menurut Rasulullah SAW

7.      Orang yang Suka Mencari Muka dan Memberi Keterangan Palsu

Menjadi seorang bawahan memang gampang-gampang sulit, karena anda harus bekerja dengan baik sehingga tidak mengecewakan atasan anda. Yang tidak boleh anda lupa, Allah sangat membenci seseorang yang dengan sengaja mencari muka didepan atasannya, dan sering memberikan laporan atau keterangan palsu hanya untuk menguntungkan dirinya sendiri.

Hal ini juga tidak jarang merugikan pekerja lainnya, karena seseorang yang hobi mencari muka tidak segan-segan mengorbankan rekan kerjanya sendiri hanya untuk menjadi yang paling baik dimata atasannya. Orang seperti inilah yang juga diharamkan oleh Allah untuk masuk ke dalam Surga-Nya yang indah.

Nah, itulah ketujuh golongan manusia yang dilaknat oleh Manusia dan tidak akan dimasukkan  kedalam Surga-Nya. Namun, jika seseorang mau bertobat dengan sungguh-sungguh, maka Allah akan selalu memberinya kesempatan. Maka, janganlah menunda-nunda waktu lagi untuk segera bertaubat dan menjadi umat yang bisa diterima di Surga Allah SWT.

Artikel lain: 9 Etika Yang Wajib Dilakukan Saat Anda Jadi Orang Kaya Menurut Imam Ghazali

Golongan Manusia Yang Akan Masuk Surga

Surga memang menjadi tujuan utama dan impian semua umat beragama. Namun, seperti yang anda ketahui, mendapatkan tempat terindah disisi Allah ini tidaklah bisa diberikan untuk orang yang sembarangan. Anda harus menjadi hamba yang taat dan terpilih sehingga pantas untuk berada di Surga.

Nabi Muhammad sebagai Rasul utusan terakhir Allah pun sudah memberikan petunjuk yang jelas mengenai siapa saja yang nantinya akan bisa masuk Surga. Hal ini semata-mata untuk membuat anda sebagai seorang Muslim bisa menjadi seorang hamba yang taat dan dicintai oleh Allah.

Dengan menjadi seorang hamba yang taat yang menjalankan apa saja yang diperintahkan Allah dan meninggalkan semua yang sudah diharamkan, maka akan lebih terbuka lagi jalan bagi anda untuk bisa memasuki Surga-Nya.

Lewat Sabda Rasulullah SAW, sesungguhnya ada 7 golongan manusia yang nantinya akan dinaungioleh Allah SWT dihari kiamat dan dimasukkan kedalam Surga, ketujuh golongan manusia tersebut ialah.

1.      Seorang Pemimpin yang Adil

Menjadi seorang pemimpin bukanlah perkara yang mudah, apalagi menjadi seorang pemimpin yang adil.Terlebih seorang pemimpin juga memiliki urusan pribadi yang terkadang sudah membebani pikirannya. Itu sebabnya,jika anda bisa menjadi seorang pemimpin yang benar-benar adil, maka Surga ialah ganjarannya.

Salah satu contoh pemimpin yang paling dekat ialah sebagai seorang kepala rumah tangga atas istri dan beberapa anak.Setiap anak anda memiliki kesenangan dan kebutuhan yang berbeda, selain harus memberikan pendidikan dan rasa nyaman yang sama, anda juga harus bisa memberikan hal lainnya yang berhubungan dengan bakat mereka.

Disinilah keadilan dan kebijaksanaan anda diuji, terlebih tidak jarang juga seorang anak merasa diperlakukan tidak adil padahal anda sudah berusaha menjadi seadil mungkin, sehingga anda juga dituntut harus bisa memberikan pengertian sehingga tidak ada kecemburuan diantara anak-anak anda.

2.      Pemuda yang Tumbuh dalam Ibadah Kepada Allah

Allah mencintai hamba-Nya yang senantiasa mengingta-Nya dan tidak pernah merasa malas untuk berdzikir kepadanya. Itu sebabnya, Allah sangat menyukai pemuda yang hidup dan tumbuh dengan terus beribadah kepada-Nya.Allah mencintai ia yang tidak pernah malas melangkahkan kakinya menuju tempat-tempat baik seperti Mesjidatau tempat Majelis Ta’lim.

Hal ini juga mengisyaratkan betapa pentingnya ajaran agama didalam keluarga sejak masih kecil. karena tidak mungkin seorang pemuda gemar melakukan ibadah jika orang-orang dikeluarganya memiliki kegemaran serupa.

Seperti yang sudah sering anda dengar, bahwa belajar diwaktu kecil seperti mengukir diatas batu, sedangkan belajar ketika sudah tua seperti mengukir diatas air, dimana ilmunya akan semakin sulit saja untuk menempel dikepala anda.

Itu sebabnya, mulailah memberikan ajaran agama sejak anak anda masih kecil, mulai dari hal-halkecil pula dengan contoh nyata yang langsung anda lakukan, sehingga anak anda bisa langsung menirunya.

3.      Orang Yang Mencintai Mesjid

Selain mencintai orang tua, sebagai seorang Muslim anda juga dianjurkan untuk mencintai Mesjid. Bukan dengan cara menyimpan fotonya dan membawanya kemana-mana seperti anda mencintai sesama manusia, melainkan dengan cara rajin mendatanginya dan selalu menjaga kebersihan juga kesuciannya.

Ada juga orang yang sering mendatangi Mesjid, nmun hatinya tidak pernah tinggal didalam Mesjid. Sedangkan yang benar-benar dicintai Allah ialah seorang hamba yang hatinya memiliki keterikatan dengan Mesjid, meskipun tidak selalu datang dan melaksanakan shalat di Mesjid.

Dikisahkan bahwa ada seseorang yang sangat mencintai Masjid Haram dan Masjid Nabawi sehingga memajang foto kedua masjid tersebut didalam rumahnya, dan ketika memandangi mesjid tersebut, maka mengalirlah air matanya karena masih belum bisa datang langsung kemasjid tersebut.

4.      Dua Orang Yang Menyayangi Satu Sama Lain Karena Allah

Istilah menyayangi atau mencintai saat ini mungkin akan selalu anda hubungkan dengan berpacaran, padahal Allah tidak memperbolehkan umatnya berpacaran. Menyayangi disini adalah menyayangi dan mendukung untuk bisa mendapatkan rahmat dan mencapai keluhuran ibadah, bisa saja untukteman mengaji bersama.

Menemukan seorang pendamping karena Allah juga tentu saja menjadi impian bagi semua orang, dan biasanya hal ini tidak didapatkan dengan cara berpacaran,  melainkan dengan cara berkenalan secara Islami atau ta’aruf. Dimana anda dan calon pasangan anda masih bisa saling menjaga pandangan dan sentuhan, juga tidak memiliki keinginan untuk bisa saling memiliki seperti kebanyakan orang berpacaran, melainkan merasa bersyukur karena bisa dipertemukan karena Allah.

5.      Laki-laki atau Perempuan  yang Menghindari Zina

Zina merupakan salah satu perkara yang sangat dibenci oleh Allah dan akan mendatangkan azab yang sangat pedih. Dijaman serba majudan terbuka ini,semakin banyak orang yang meremehkan perkara yang satu ini, dengan mengatakan yang penting belum melakukan hubungan suami istri.

Padahal zina terbagi dalam banyak kategori, contohnya  zina mata yang selama ini mungkin cukup sering dilakukan dan belum banyak orang yang menyadarinya.Anda harus selalu mengingat bahwa Allah sangat mencintai hamba-Nya yang bisa menghindari zina.

Seperti dikisahkan bahwa ada seorang wanita yang cantik jelita dan merayu pria untuk melakukan zina. Awalnya ia meminta sang pria untuk menutup matanya,  dan ketika pria tersebut membuka matanya maka sudah dibuka semua pakaian wanita. Namun sang pria langsung memalingkan pandangannya dan berkata bahwa ia memohon perlindungan Allah dari zina dan takut akan azabnya. Maka Allah melindungi pria tersebut dan membuat wajah sang wanita menjadi hitam legam.

6.      Seseorang Yang Bersedekah secaraDiam-diam

Tidak semua orang bisa hidup dalam keadaan berkecukupan, itu sebabnya anda yang bisa hidup dalam keadaan yang cukup atau malah berlebihan dianjurkan  untuk membantu orang lain dengan cara bersedekah. Namun tidak semua orang yang bersedekah dicintai oleh Allah, karena ada diantaranya yang menyimpan  sikap ria dan sengaja memamerkannya.

Jika anda ingin mendapatkan balasan berupa pahala dan surga, makaberikanlah sedekah tanpa mengharapkan balasan atau pengakuan dari orang lain. Karena sesungguhnya mereka yang melakukan sedekah dengan ikhlas dansembunyi-sembunyi dijanjikan Surga oleh Allah SWT.

7.      Orang yang Selalu Mengingat Allah

Allah tidak pernahmelupakan apalagi meninggalkan hamba-Nya, maka begitu jugalah anda seharusnya. Setiap hari, setiap jam, atau bahkan setiap menit, selalulah mengingat Allah, sehingga anda tidak memiliki keinginan untuk melakukan perbuatan maksiat sedikitpun.

Sesungguhnya Allah sangat mencintai seorang hamba yang mengingat-Nya dalam kesendirian hingga mengalir air matanya, karena rasa syukur dan takutnya ia terhadap azab yang akan diberikan kepada orang-orang yang tidak bertaqwa.

Dengan mengingat Allah, maka urusan anda didunia juga akan lebih mudah untuk selesai karena anda tidak memiliki waktu untuk melakukan hal-hal yang tidak berguna. Tidak hanya urusan dunia, urusan akhirat anda juga tentu saja akan terjamin.

Nah, itulah ketujuh golongan manusia yang akan masuk Surga dihari kiamat nanti. Semoga hal ini bisa menjadi pengingt dan pelajaran bersama, sehingga bisa menjadi umat yang lebih bertaqwa dan lebih dicintai oleh Allah SWT.